Living Life As It Is
Xpin rasa sungguh berbangga hari ni... Hahahahaha!
Kenapa? Kerana segalanya perlu mula dgn 1. 1 yakni Satu. ONE...
Balik kerja tadi xpin singgah SKI. Ada barang kena carik. Seperti biasa bila ke SKI ada acara wajib perlu dilakukan. Apa??? Teka la... Ok ok... meh xpin bg clue... Bendanya petak 4 segi. Kalu kita berdiri di posisi yang betul, ia akan mengeluarkan cahaya kebiru-biruan.... Kekadang kita suka dgn kaler biru tu... kekadang kita nyampah dgn kaler biru tu. Kaler biru tu berubah2 bentuknya.. tapi bentuk yang dikeluarkan hanya la bentuk nombor.... Apa?? Lagi sekali.... HAAA!!! betul... mesin timbang berat....
Xpin timbang tadi udah turun 1 kg.... Iyeee...betul!! Tak tipu la... Amat suka ok.. Walaupun dietnya tidak begitu strict... tapi menampakan kesannya....Ini adalah satu motivasi yang sangat best... Xpin try carik gambar sumber inspirasi... Tapi tak jumpa la plak... Tapi pikir2 balik gambar tu terlalu kurus... Kalu tak silap masa tu dlm 62-63. Utk org lonjong cam xpin ni mmg amat skinny ye berat camtu... Cam tak best lak. So xpin ada jumpa 1 gambar yang xpin rasa ok. Dan akan jadi sumber inspirasi. Masa ni dlm 68 kot.
So ni la rupanya yang di idam2kan... Tidak terlalu besar dan tidak terlalu kecik. Lengan tu pun masih bole diterima akal. Sekarang longan xpin ni ha dh macam longan awie... Gerun!!..Paling penting kehadiran muffin top seakan2 tidak disedari... TETAPI, kehadiran kuih kapit tetap ada ye dan wajib dicover........ Hahahahahha!
Operasi diet dan eksesais berjalan tidak berapa lancar... tapi masih bole diterima. Second day telah dgn jayanya xpin gi gym awal pagi... Threadmill yang dilakukan hanya lah 25 minit tetapi 25 minit yang amat berkualiti ok... JE pun tak berpeluh mcm xpin hari tu. My target was to burn at least 100 kalories or 2km which one first. Ternyata xpin bersemangat sangat berkobar2. Reading hari itu adalah 127 kalories dan 2.24km. Hahahah... Bangga... mmg bangga... Rasanya budak2 pensera tu tgk kat camera tu tergelak2. Gaya lari ala2 'kuda ku lari gagah berani', tapi sebenarnya pace dia ala2 JE terkedek2 atas threadmill. Hahahahahaha
Hari ketiga badan sakit2...tidak mampu ke gym dan disebabkab jgk oleh adik terchenta ku lewat bangun utk ke kerja... (apakah relaven? ). Memandangkan tidak ke gym, maka kononnya menu hari tu mesti la healthy. Segalanya berjalan lancar sehingga malam muncul. Kawan xpin, KMA nk belanja. Nk tolak bukan senang dia nk belanja... so follow la... nk tau xpin mkn apa?? Heheheh... Jgn jeles...
Dgn penuh rasa kecewanya diannounce kan bahawasanya Hari pertama gagal!!!
Well tidak la gagal sepenuhnya... Separuh gagal la...
Kegagalannya ialah:
It is definately the time to:
"GET RID OF THAT MUFFIN TOP!!!!!!!!"
I'm damn serious!!!. I think it's about time to do something. Seriously do something. And I'm serious. Terasa sungguh teruk apabila 'ter'lihat my muffin top. Bagi mereka yang tak tau apa itu muffin top. Sila refer sini.
It start off smlm.. Baru kesedaran datang. I was suppose to attend En. Fuad's son wedding kan. So the first thing to think of when u got an invitation is what to wear to the majlis. Me being me, dont have that many baju kurung. Esp yang elok utk dibawa ke majlis formal mcm ni. So korek2 la yang lama yang masih elok. Sgt confident yang baju itu akan muat. Bila pakai kain dia... haram tak muat!!... sangkut kat perut.. Mak Ai!! Gemuk gler aku... Tak pe la... Tried another baju.. SAMA!! Mak oii... den tertekan!!! Amat sangat ok!
So mlm ini den dh nekad. Hari ni adalah hari terakhir den makan tak ingat dunia. Makan tak catu. Lepas ni den akan bersungguh2 untk kurangkan badan.... Ok... antara plan yang den nak buat ialah...



Ini lah yang terjadi apabila kesengalan diri tgh mengemuncak.... Hahaha..
Ni la gambar dlm aquarium office... Ikan2 dlm tu semua dh kong... Haa.. ganti ikan baru ni ha... Ikan buntal... kuang kuang kuang. Bila tak de kojo ni la jadi nye....masuk smpi dlm aquarium... HAHAHAHAHAH
Ni kejadian hari jumaat... agak tidak smooth jgk la kejadian hari jumaat. 'Keluarga' aku dh mula nmpk keretakan. Aku ingat selama ni aku je la punca 'keluarga' aku pening. Disebabkan kelaseran mulut aku. Tapi ada yang lebih dasyat... Ntah aku... aku no comment ttg sapa salah sapa betul. Yang pasti mereka tidak perlu begini. Dan by not choosing the rte words la maka ini semua terjadi. Pada aku, kalu dh diberi kerja... maka adalah tanggungjawab kita sebagai pekerja utk melaksanakan nya... U are paid to do the job... Maka untuk mendapat gaji yang halal, perlukan laksanakan tanggungjawab kita dgn penuh dedikasi. (Walaupun aku selalu mengomel psl kerja, tapi sebaik mungkin aku melaksanakan kerja aku). Tidak pernah terlintas utk aku cantas kerja yang diberi pada aku... apatah lagi mengkomplen dgn menyatakan ini semua salah orang lain. Bagi aku selagi ada kudrat nk buat... buat... Yang penting bagi aku ialah gaji hujung bulan utk bayar segala hutang piutang...FULL STOP! Kan??
Itu kejadian Jumaat. Ini kejadian sabtu. Attended En. Fuad's (former boss) son wedding at Holiday Villa.. Tgk pic dulu baru aku komen psl dinner tu.

Baru last nite selesai habiskan Ketika Cinta Bertasbih (KCB) Part 2 via Youtube. Nk tunggu Kasma dwload berzaman la plak kan. Sangat sangat menyukai KCB. Terasa keinsafan bila tgk movie tu.
I fell in love with the song first. Then I got to know that the song was actually lagu untuk cerita Indonesia yang kearah keislaman. Agak teruja jgk bila Kasma bagi 100 koleksi cd dia and antara byk2 cerita dlm tu ada terselit KCB. Watched part 1 few weeks back. Amat tersentuh sekali bila last part of the movie, dia tunjuk sesi pengumuman siapakah actor dan actress yang terpilih. Tersentap jgk melihat seorang pria yang bilamana namanya disebut sebagai antara barisan pelakon yang terpilih, telah secara automatic nya melalukan sujud syukur. MasyaAllah. Tidak pernah aku sangka ada orang akan melakukan sedemikian bila dia berasa dlm situasi sebegitu. Actually that was the 2nd time I saw orang actually buat sujud syukur immediately selepas mereka berasa syukur. The first time was this Malaysian hockey player. Secara zahiriahnya mmg dia nmpk agak kealiman (i totally forgot his name- Ocha mungkin ingat). Tapi lepas 1 game (maybe SUKOM in 1998) the moment wisel bunyi tanda Malaysia menang, he immediately buat sujud syukur tgh2 padang tu. Sungguh aku terkedu.
Melihat keadaan itu, aku jadi malu. Malu pada mereka2 yang begitu tahu cara untuk mengucapkan syukur. Betapa pada pandangan ku, Allah sentiasa dlm permikiran mereka walau apa pun yang mereka lakukan. Apa yang terjadi, pertama sekali mereka ingat adalah pada Allah. Sungguh aku malu dan rasa rendah diri. Masih byk kekurangan diri. Tidak pernah sekali aku terfikir melakukan sujud syukur. Walaupun didalam hati aku bersyukur dan bibirku menyucapkan Alhamdulilah. Tetapi??? Hmm... masih byk yang perlu dibaiki....
Going back to the actor dan actress yang melakukan sujud syukur itu, mereka bukan lah lulusan Al-Azhar sepertimana yang dilakonkan. Tetapi kedua2nya amat fasih dlm berbahasa arab. Actressnya lulusan Univesitas Indonesia dan actornya hmm... tidak pasti... masih belajar barangkali. (Need to google more). Kedua2nya berusia 20 dan 21. Bagi aku, amat muda untuk berperwatakan begitu. Meh nk tunjukkan muka mereka....
M Kholidi Asadil Alam
Oki Setiana Dewi -Sungguh comel & tudungnya sentiasa menutupi dada. Sekali lagi... Sungguh terasa malu dan amat terasa diri ini masih byk perlu dibaiki..Baru setahun di Kairo dan menjadi mahasiswa berprestasi peraih predikat Jayyid Jiddan (Lulus dengan Sempurna), ayahnya meninggal dunia. Sebagai anak tertua Azzam mau tidak mau harus bertanggung jawab atas kehidupan keluarganya, dikarenakan adiknya masih kecil-kecil. Sementara itu, dia sendiri harus menyelesaikan studinya di Negara orang. Akhirnya dia mulai membagi waktu untuk belajar dan mencari nafkah. Ia mulai membuat tempe dan bakso yang ia pasarkan di lingkungan KBRI dia Kairo. Berkat keahlian dan keuletannya dalam memasak, Azzam menjadi populer dan dekat dengan kalangan staf KBRI di Cairo. Tapi hal itu berimbas pada kuliah Azzam, sudah 9 tahun berlalu, ia belum juga menyelesaikan kuliahnya.
Seringnya Azzam mendapatkan job di KBRI Cairo mempertemukan ia dengan Puteri Duta Besar, Eliana Pramesthi Alam. Eliana adalah lulusan EHESS Perancis yang melanjutkan S-2 nya di American University in Cairo. Selain cerdas, Eliana juga terkenal di kalangan mahasiswa karena kecantikannya. Ia bahkan pernah diminta main di salah satu film produksi Hollywood, juga untuk Film layar lebar dan Sinetron di Jakarta. Segudang prestasi dan juga kecantikan Eliana membuat Azzam menaruh hati pada Eliana. Tetapi Azzam urung menjalin hubungan lebih dekat dengan Eliana, karena selain sifat dan kehidupannya yang sedikit bertolak belakang dengan Azzam, juga karena nasihat dari Pak Ali, supir KBRI yang sangat dekat dengan keluarga Eliana.
Apa yang dikatakan Pak Ali cukup terngiang-ngiang di benaknya, bahwa ada seorang gadis yang lebih cocok untuk Azzam. Azzam disarankan untuk buru-buru mengkhitbah (melamar) seorang mahasiswa cantik yang tak kalah cerdasnya dengan Eliana. Dia bernama Anna Althafunnisa, S-1 dari Kuliyyatul Banaat di Alexandria dan sedang mengambil S-2 di Kuliyyatul Banaat Al Azhar – Cairo, yang juga menguasai bahasa Inggris, Arab dan Mandarin. menurut Pak Ali, kelebihan Anna dari Eliana adalah bahwa Anna memakai jilbab dan sholehah, bapaknya seorang Kiai Pesantren bernama Kiai Luthfi Hakim.
Ada keinginan Khaerul Azzam untuk menghkhitbah Anna walaupun ia belum pernah bertemu atau melihat Anna. Karena tidak punya biaya untuk pulang ke Indonesia, Pak Ali menyarankan supaya melamar lewat pamannya yang ada di Cairo, yaitu Ustadz Mujab, dimana Azzam sudah sangat mengenal ustadz itu. Dengan niat penuh dia pun datang ke ustadz Mujab untuk mengkhitbah Anna Althafunnisa. Tapi ternyata lamaran itu ditolak atas dasar status. Karena S-1 Azzam yang tidak juga selesai, dan lebih dikenal karena jualan tempe dan baso. Selain itu, Anna telah dikhitbah lebih dulu oleh seorang pria yang alih-alih adalah Furqon, sahabat Azzam yang juga mahasiswa dari keluarga kaya yang juga cerdas dimana dalam waktu dekat akan menyelesaikan S-2 nya. Azzam bisa menerima alasan itu, meskipun hatinya cukup perih.
Tetapi kemudian Furqon mendapat musibah yang sangat menghancurkan harapan-harapan hidupnya. Hal tersebut membuatnya menghadapi dilemma antara ia harus tetap menikahi Anna yang telah dikhitbahnya, tetapi itu juga sekaligus akan dapat menghancurkan hidup Anna.
Sementara itu Ayyatul Husna, adik Azzam yang sering mengirim berita dari kampung, membawa kabar yang cukup meringankan hati Azzam. Agar Azzam tidak perlu lagi mengirim uang ke kampung dan lebih berkonsentrasi menyelesaikan kuliahnya. Karena selain Husna telah lulus kuliah di UNS, ia juga sudah bekerja sebagai Psikolog. Keahlian Husna dalam menulis sudah membuahkan hasil. Penghasilan Husna cukup dapat membiayai kebutuhan adiknya yang mengambil program D-3, serta adik bontotnya yang bernama Sarah yang masih mondok di Pesantren.
Azzam yang sudah sangat rindu dengan keluarganya memutuskan untuk serius dalam belajar, hingga akhirnya berhasil lulus. Azzam pun menepati janjinya ke keluarganya untuk kembali ke kampong dan segera mencari jodoh di sana, memenuhi amanat ibunya. Walaupun sebenarnya masih terbersit sedikit harapan untuk tetap mendapatkan hati Anna.
Apakah mungkin Azzam akan berjodoh dengan Anna? Ataukah Eliana yang sebenarnya juga masih penasaran dengan Azzam? Ataukah Azzam berhasil menemukan tambatan hatinya di Indonesia?..Film ini diawali dengan lulusnya Azzam dari Universitas Al-Azhar. Akan tetapi, nasib baik belum mendatanginya. Azzam belum mendapatkan pekerjaan. Akhirnya Azzam meminta tolong kepada Husna yakni adiknya untuk mencarikan pekerjaan agar terhindar dari omongan tetangga yang selalu mencibir.
Akhirnya Azzam memilih membangun usaha dengan berwiraswasta. Karena mempunyai pengalaman usaha di Mesir sewaktu kuliah, dia menekunin pekerjaan itu.
Seiring waktu berjalan, ada hal yang membuat Azzam sering bingung dengan pertanyaan ibunya. Tentang kapan Azzam akan menikah. Saat ini hatinya sedang berpihak wanita yang bernama Anna Althafunnisa. Akan tetapi wanita tersebut telah dilamar oleh sahabatnya sendiri yakni si Furqon.
Well … cerita ini tidak monoton begitu saja. Ada pula sang Eliana yang sedang jatuh cinta dengan Azzam. Tetapi Azzam menolak mentah – mentah karena dia menginginkan wanita yang muslimah.
Film yang di sutradarai oleh Chaerul Umam ini masih memberikan nuansa Islami yang kental. Oh iya … penulis Ketika Cinta Bertasbih ditulis oleh Imam Tantowi.
Yang jadi pertanyaan adalah Siapa yang menjadi pilihan Azzam tentang pendamping hidup dan perjalanan hidupnya ? Sedangkan bagaimana dengan Anna dan Furqon ? Apakah Eliana akan mendapatkan cinta si Azzam ?Labels: Movie
Semalam,
Masih jelas diminda detik dan ketika kali pertama aku sedar kewujudan kau ditempat itu. Hanya selepas beberapa bulan baru kau muncul. Walau pun kau membelakangi aku, hati aku tertanya2 siapa kau? Kenapa aku tak nampak sebelum ini?
Semalam,
Jelas terbayang keakraban kita. Hari demi hari, perasaan dari ingin tahu meningkat kepada sudah tahu dan meningkat kepada ingin tahu lebih. Dari teringin ke suka. Dari suka ke sangat suka. Dari sangat suka ke amat menyukai dan menyenangi. Sesungguhnya ianya adalah sesuatu yang sukar dan amat jarang berlaku pada aku. Suatu hari aku menzahirkan kata2 yang aku sendiri tidak pernah menyangka akan terkeluar. Dimana, pada aku kau menerima nya dgn baik. Maka aku sangka baik2 aja selepas ini. Setiap kenangan itu masih ada....
Semalam,
Masih terang diingatan dikala aku menangisi kata2 mu. Dikala aku berkali2 memujuk dan merayu agar dimaafi. Kau membuat kesalahan. Aku juga tidak lari dari membuat silap. Kita kan manusia. Adalah wajar melakukan kesilapan. Tetapi, besar kesalahan ku, besar lagi keegoan mu. Hampa yang kau rasakan, hampa lagi perasaan ku. Masih juga bermain2 dimataku bila mana ini semua berlaku. Sesungguhnya aku tidak sepenuhnya menyalahkan kau atau pun aku. Sebagai seorang perempuan, aku tau. Dan aku tetap menegaskan yang dia jugak memainkan peranan dlm hal ini. Marah ku padanya tak penah luntur. Berkali2 ku cuba pujuk hati agar belembut...tapi untuk dia... tidak sama sekali.
Semalam,
Persahabatan kita makin jauh. Berbagai2 usaha aku lakukan utk pulihkan semuanya. Ternyata ego mu tebal sekali. Dengan angkuhnya kau katakan mungkin akan mengambil masa 10 tahun untuk maafkan aku. Aku amat2 terluka. Terlalu sakit. Pedih hati ini bagai ditoreh2. Bertahun jugak aku cuba memujuk, namum aku tewas. Akhirnya aku putus asa. Aku mati akal untuk memujuk kau. Dari jauh aku melihat kau bahagia. Dan aku pasrah. Ini yang kau mahu, maka ini lah yang aku akan berikan. Walaupun teramat pedih dan pilu sekali. Kugagahi jua. Ku kuatkan hati untuk melupakan segalanya. Bermacam2 cara aku lakukan antaranya keluar dari 'keluarga' itu. Ku lakukan semata2 untuk jauhkan diri dari kau. Beberapa benda bodoh jugak aku buat semata2 untuk melupakan kau. Tapi mana mungkin. Kita sebangunan!
Hari Ini,
Sejujurnya aku masih tidak mampu melupakan kau 100%. Masih ada sisa2 kenangan itu dlm hidup aku. Sejujurnya aku tidak bisa dan aku tidak tegar mencari yang lain. Kerna luka yang amat pedih ini aku rasa semuanya akan buang masa. Aku terus kan hidup aku dgn cara aku. Aku mencari bahagia dgn cara aku sendiri. Aku masih mencari kekuatan utk melupakan kau sepenuhnya. Tapi apakan daya. Aku manusia yang susah utk suka dan susah utk melupakan.
Hari Ini,
Perkhabaran yang aku terima merobek hatiku. Apa semua ini? Kau mahu meninggalkan 'keluarga' kau yang satu ketika dulu penah menjadi keluarga aku. Dan kau mahu menjadi ahli baru dalam 'keluarga' baru aku sekarang. Apa ni? Masih ada lagi keluarga lain yang bole kau pertimbangkan. Kenapa keluarga aku? Apa yang ingin kau buktikan. Apa kau ingin ikut aku? Untuk apa? Kau hanya meruntunkan lagi jiwa aku. Tidak cukup kah kau menyiksa aku selama ini?
Hari Ini,
Sejujurnya perasaan aku berbelah bagi. Bohong kalu aku katakan aku benci dia. Bohong kalu aku katakan perasaan itu telah hilang terus. Tapi bohong jugak aku katakan yang aku suka dia dlm keluarga aku. Seikhlasnya aku tidak tau apa yang harus aku fikirkan dan apa yang patut aku rasa. Yang pasti perasaan marah itu ada. Perasaan tidak puas hati itu ada. Ya! Aku masih mempunyai perasaan. Perasaan yang berbelah bagi.
Esok,
Semuanya di tangan Allah. Kita tidak tahu apa akan terjadi esok. Aku jugak tidak tahu apa yang aku mahu terjadi esok. Segalanya ku serahkan padaNYA. Hanya dia yang tahu apa akan terjadi esok. Sebagai hambaNya aku hanya memohon yang terbaik buat ku... dan buat keluarga ku...
AMIN
Labels: Emosi
Sungguh tidak rasa sihat lately. Setelah sekian lama tak sakit... Lemah sungguh terasa badan. And to be honest, I'm amazed with myself. Sakit pun ada kudrat nak habis kan keje... Where did I get all the strength pun tak tau. U name it, sabtu? Ahad? pun gi ofis semata2 nk siapkan keje. Mmg la mulut ni bising2 ngomel keje banyak... tapi still tak smpi hati nk lambak kan kerja sdr kat orang lain. Baik hati jugak aku ni kan... Kuang Kuang Kuang...
January was a busy month for me. Very very ok... I mean, I didnt expect to be that busy at all. New year, new job scope, more load, more responsibility. Sesungguhnya aku heran, kenapa aku tak bising mcm dulu. Naper tak complaint2 macam dulu. Skrg more positive (but still mulut ngomel), more sifat terbuka, more willingly to accept kesemuanya.
BAU semakin meningkat. January agak kelam kabut la... But moving forward hope will be better. Just want to concentrate in giving the best. In what ever I do. Dan, berazam tidak malu melayan kerenah orang2 yang tidak memanfaatkan diri. Tak kuasa dan tak de kudrat dah nak layan. Trying very best to be as positive as possible.
Antara event that keep me busy:
SMILEY DAY / BREAKFAST POTLUCK
NB: Notice given to prepare all this; less than a week!!! But again, we should just aim for the best. Thanks to all who have helped to make it happen. Tukang gunting, tukang gantung, tukang susun... and all the tukangs....The result, see it for your self.....
Labels: Event